
BLACKPINK, grup K-pop fenomenal asal Korea Selatan, kembali mengguncang dunia musik dengan perilisan mini album mereka yang berjudul Kill This Love pada 5 April 2019. Album ini tidak hanya menandai comeback mereka setelah sembilan bulan sejak lagu Ddu-Du Ddu-Du, tetapi juga memperkuat posisi BLACKPINK sebagai ikon global. Berikut adalah beberapa fakta menarik di balik kesuksesan album ini.
1. Perjalanan BLACKPINK Menuju ‘Kill This Love’

BLACKPINK dibentuk oleh YG Entertainment dan debut pada 8 Agustus 2016 dengan single album Square One, yang berisi lagu-lagu hit seperti Boombayah dan Whistle. Grup ini terdiri dari empat anggota: Jisoo, Jennie, Rosé, dan Lisa. Sejak debutnya, BLACKPINK dikenal dengan konsep yang kuat dan unik, serta kualitas musik yang menarik perhatian internasional.
Setelah sukses besar dengan lagu-lagu seperti Playing with Fire, As If It’s Your Last, dan Ddu-Du Ddu-Du, BLACKPINK terus mendapatkan popularitas global. Mereka juga menjalin kerja sama dengan label musik internasional seperti Interscope Records, yang semakin memperkuat posisi mereka di pasar global. Menuju perilisan Kill This Love, BLACKPINK telah melakukan berbagai promosi dan persiapan matang untuk memastikan album ini menjadi tonggak penting dalam karier mereka.
2. Memecahkan Rekor YouTube

Video musik Kill This Love langsung mencetak sejarah sebagai video yang paling banyak ditonton dalam 24 jam pertama di YouTube, dengan total 56,7 juta penayangan. Tak hanya itu, video ini menjadi yang tercepat mencapai 100 juta penayangan dalam waktu sekitar 2 hari 14 jam. Prestasi ini semakin memperkuat dominasi BLACKPINK di kancah musik global.
3. Kolaborasi dengan Interscope Records

Perilisan Kill This Love menjadi momen penting bagi BLACKPINK, karena ini adalah album pertama mereka yang didistribusikan oleh Interscope Records, label musik ternama di Amerika Serikat. Langkah ini membuka peluang lebih besar bagi BLACKPINK untuk menjangkau pasar internasional dan memperluas basis penggemar mereka.
4. Desain Album yang Unik dan Elegan

Album fisik Kill This Love hadir dalam dua versi, yaitu pink dan hitam. Setiap versi memiliki desain yang elegan dan misterius, menjadikannya koleksi eksklusif bagi para BLINKs (sebutan untuk penggemar BLACKPINK). Detail kemasan yang menarik ini semakin menambah daya tarik album tersebut.
5. Diproduseri oleh Teddy Park

Semua lagu dalam mini album ini diproduseri oleh Teddy Park, produser utama di YG Entertainment yang telah bekerja sama dengan BLACKPINK sejak debut mereka. Lagu-lagu dalam album ini mencerminkan gaya khas Teddy yang kuat, dengan perpaduan musik elektronik, hip-hop, dan pop yang energik.
6. Proses Syuting yang Intens

Untuk mendapatkan hasil maksimal, proses syuting video musik Kill This Love dilakukan dengan sangat serius. Para anggota BLACKPINK harus bergadang selama empat hari berturut-turut untuk menyelesaikan produksi video yang akhirnya menjadi salah satu MV paling ikonik dalam sejarah K-pop.
7. Penundaan Jadwal Rilis

Awalnya, YG Entertainment mengumumkan bahwa BLACKPINK akan melakukan comeback pada akhir Maret 2019. Namun, karena beberapa faktor produksi, perilisan mini album ini akhirnya dijadwalkan ulang menjadi 5 April 2019. Meskipun demikian, penundaan ini tidak mengurangi antusiasme penggemar yang sudah menanti-nantikan kembalinya BLACKPINK.
8. Tampil di Coachella 2019

Di tahun yang sama dengan perilisan Kill This Love, BLACKPINK menjadi grup K-pop wanita pertama yang tampil di festival musik Coachella. Penampilan mereka yang memukau semakin memperkokoh posisi BLACKPINK sebagai grup yang memiliki daya tarik global dan mampu bersaing di industri musik internasional.
Mini album Kill This Love bukan sekadar album biasa, tetapi sebuah karya yang mencerminkan dedikasi, kerja keras, dan inovasi dari BLACKPINK dan tim mereka. Dengan berbagai pencapaian luar biasa, tidak mengherankan jika album ini terus dikenang sebagai salah satu momen penting dalam perjalanan karier BLACKPINK. Dari rekor YouTube hingga penampilan di Coachella, Kill This Love telah meninggalkan jejak yang kuat dalam industri musik global.

