Siapa Sebenarnya Filthy Frank? Evolusi George Miller Menjadi Joji

Siapa Sebenarnya Filthy Frank? Evolusi George Miller Menjadi Joji

Apa Hubungannya dengan Joji?

Jika kamu pernah menjelajahi YouTube di era 2010-an dan menyukai humor absurd, kemungkinan besar kamu pernah mendengar nama Filthy Frank. Karakter ini dikenal karena humor gelapnya, video-video satir yang nyeleneh, dan sketsa komedi yang sering melanggar norma sosial. Tapi tahukah kamu bahwa di balik karakter ini ada sosok bernama George “Joji” Miller, yang kini dikenal sebagai musisi sukses dengan lagu-lagu melankolis dan penuh emosi? Yuk, kita bahas lebih dalam tentang siapa Filthy Frank dan bagaimana ia berhubungan dengan Joji!


Siapa Itu Filthy Frank?

Filthy Frank adalah karakter fiksi yang dibuat dan diperankan oleh George Miller di kanal YouTube TVFilthyFrank. Karakter ini digambarkan sebagai seorang pria sinis, kasar, dan sarkastik yang sering berbicara tentang dunia dengan cara yang berlebihan dan tidak sopan. Konsep ini berkembang menjadi berbagai sketsa absurd yang kemudian menjadi ciri khas kanal YouTube-nya.

Filthy Frank juga dikelilingi oleh karakter-karakter aneh lainnya, seperti:

  • Pink Guy – Pria dengan bodysuit pink yang sering menyanyikan lagu-lagu komedi.
  • Salamander Man – Karakter yang hanya bisa berkata “NYEHHH” sambil memainkan seruling recorder.
  • Chin Chin – Dewa jahat yang sering menuntut pengorbanan “RICE” dari Filthy Frank.
  • Lemon Guy, Safari Man, Prometheus, dll. – Karakter tambahan yang turut meramaikan semesta Filthy Frank.

Perjalanan Filthy Frank di YouTube

1. Awal Mula (2011-2014)

Filthy Frank pertama kali muncul di kanal YouTube DizastaMusic, sebelum akhirnya pindah ke kanal TVFilthyFrank yang lebih terkenal. Kontennya mencakup berbagai sketsa komedi, parodi, serta video-video yang mengolok-olok tren internet.

2. Puncak Popularitas (2014-2017)

Beberapa video ikonik dari era kejayaan Filthy Frank antara lain:

  • The Filthy Frank Show – Acara utama berisi berbagai sketsa komedi absurd.
  • The Rice Fields – Meme terkenal yang menjadi ikon dalam komunitasnya.
  • The Japanese 101 Series – Parodi tentang belajar bahasa Jepang.
  • The Human Cake & Hair Cake – Video ekstrem yang memperlihatkan berbagai tantangan menjijikkan.

Selain itu, Filthy Frank juga bertanggung jawab atas viralnya tren Harlem Shake di tahun 2013, yang kemudian menjadi fenomena global.

3. Akhir Era Filthy Frank (2017)

Pada tahun 2017, George Miller mengumumkan bahwa dia tidak akan lagi memerankan Filthy Frank. Alasannya adalah masalah kesehatan (kondisi neurologis yang menyebabkan kejang vokal) serta keinginannya untuk mengejar karier di dunia musik.


Peralihan ke Joji: Dari Komedi Edgy ke Musik Melankolis

Setelah meninggalkan Filthy Frank, George Miller mengembangkan karier musiknya dengan nama Joji. Berbeda dengan kontennya di YouTube, musik Joji lebih berfokus pada genre R&B, lo-fi, dan alternatif, dengan lirik yang penuh emosi dan suasana yang lebih serius.

Beberapa lagu terkenal dari Joji antara lain:

  • Slow Dancing in the Dark
  • Sanctuary
  • Gimme Love
  • Glimpse of Us

Keputusan George Miller untuk beralih dari Filthy Frank ke Joji menunjukkan transformasi yang luar biasa dari seorang komedian edgy menjadi musisi berbakat yang dikenal secara internasional.


Filthy Frank adalah salah satu ikon komedi YouTube yang mendefinisikan era awal 2010-an dengan humor absurd dan satirnya. Namun, di balik karakter ini adalah George Miller, yang kini sukses sebagai Joji, seorang musisi dengan gaya musik yang sangat berbeda dari konten YouTube-nya dulu. Meskipun Filthy Frank sudah tidak aktif, pengaruhnya masih terasa dalam budaya internet, dan Joji terus berkembang di dunia musik dengan karya-karyanya yang penuh emosi.

Apakah kamu lebih suka era Filthy Frank yang penuh kekacauan atau era Joji yang penuh perasaan? Bagikan pendapatmu di kolom komentar! 😉

2 Comments

Leave a Reply to Raja iblis Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *